Aku tahu hanya kau kekasih yang setia. Aku tahu hanya engkau yang takkan membuatku kecewa. Hanya engkau jugalah yang dapat memberikan semua apa yang ku mau. Begitu banyak kebaikanmu kepadaku, bahkan jumlah pasir yang ada di Bumi pun tak cukup bila dibandingkan dengan kebaikanmu. Aku memang bodoh, tak pernah bersyukur mempunyai kekasih sejati seperti-Mu.
Dahulu aku pernah berjanji untuk mengingatmu dalam setiap hembus nafasku. Setiap kebaikanmu pun, selalu ingin ku balas dengan cara mencintaimu sepenuh hati tanpa ada celah sedikit pun, walaupun kutahui itu takkan cukup untuk membalas semuanya.
Mungkin dahulu aku pernah berjanji takkan membagi cinta ini kepada siapapun. Tapi maafkan aku, karena aku tak dapat menjalankan semua janji itu. Kini, aku mencintai ciptaan Mu, yang lemah dan tak sekuat dirimu. Tapi tenanglah kekasih sejatiku, aku akan selalu mencintaimu dan lebih besar cintaku kepadamu dibandingkan aku mencintai hamba mu.
Cintaku kepadamu lebih besar daripada cintaku kepada mereka yang menyayangiku. Teruslah bersamaku walaupun aku menduakanmu. Tetaplah mencintaiku sepenuh hatimu walaupun cintaku terbagi. Selalu sayangi aku walaupun aku sedikit menjauh darimu.
Maafkan aku kekasih sejatiku..