Rabu, 26 Desember 2018

KAU TAU, KAU LEBIH DARI ITU

by:chs~


Entah sejak kapan aku tertarik pada senja. Sebelum mengenal dirimu, dirinya atau setelah dari itu. Sekilas mata senja bukan apa-apa.  Terkait betapa indahnya senja memiliki waktu tertentu. Mengikat antara cahaya dan gelap hingga menciptakan gradasi jingga yang terkadang indah. Tak perlu dipungkiri, jika senja yang tampak dimata mu kurang indah, kau hanya perlu membuka kamera dan memotretnya hingga kau tau betapa indahnya senja.

Kau juga pasti tau bahwa senja hanya sejenak. Malam yang gelap akan tiba. Sunyi nan mencekam terasa bila kau merasa takut. Pikiranmu yang bergemuruh menghasilkan imajinasi yang tak kau inginkan hingga kau tau bahwa kau hanya sendiri tanpa ada bunyinya ataupun dia. Air mata mu mengalir, mengharap sebuah harapan untuk melewati malam yang mencekam bersamanya. Kau selalu sadar bahwa harapan kan selalu menjadi harapan tanpa ada usaha yang kuat.

Menunggu, hanya itu yang kau bisa. Untuk apa kau menunggunya yang sudah pasti tak akan datang. Menghabiskan hari-harimu dengan memikirkannya yang tak memikirkanmu secuil pun. Lalu kau menangis, tersedu-sedu seolah semua salahmu. Kau mau berubah untuk tidak mengulangi salahmu. Detik saat kau lakukan itu, detik itu juga kepalsuan menghantui dirimu. Menjauhkan kenyataan yang telah melekat didalam jiwamu. Melalui hari-hari dengan pribadi yang bukan seharusnya. Lalu apa dia akan datang ?

Tertekan dengan pribadi yang sekarang bukan? Kau melukai dirimu sendiri dengan jarum jarum yang tancap perlahan. Hati yang teah busuk meracuni pikiranmu. Perbedaan antara kata hati dan otak tak memiliki arti lagi. Keduanya tak ada yang ia dengar. Apalagi kata orang. Nasihat demi nasihat  sering kali kau lewati. Tak ada yang mengerti dirimu,katamu. Padahal kau sendiri yang tak mengerti dirimu. Selalu saja kau menyalahkan mereka yang ingin membawamu jauh. Hal indah yang kau impikan layaknya senja terbenam oleh mendungnya hatimu. Pikiran lusuh juga tak banyak membantu.

Kau terjebak hanya karena dia yang sudah bosan denganmu. Kau relakan segalanya agar ia kembali. Bodohnya dirimu, hingga kau menjadi orang yang sangat menyedihkan. Jauh sebelum aku mengenalmu, kau adalah manusia tangguh. Sekarang kau bodoh sebodoh bodohnya. Semua orang melepaskan dan mengenyahkan mu. Kini kau benar-benar jatuh. Tak ada seorang pun acuh kepadamu. Boom!

Kau ditertawakan oleh mereka. Terlebih lagi oleh dia! Dia manusia yang katanya pernah sayang kepadamu. “Ayo bangkitlah!” itu isi benakmu bukan? Kau butuh mereka yang lebih memperhatikanmu bukan? Kau tak pernah sadar bila ada bahkan banyak orang yang memperhatikan dan mempedulikanmu. Kini mereka muak. Mereka menyerahkan segalanya kepadamu.

Jatuh sedalam-dalamnya kedalam stigma yang telah kau buat hanya ingin menjadi pribadi yang baru membuat mu tertekan dengan segala hal yang terlah terjadi tersebut.

Keluarlah!

Hingga esok kulihat ceria dimata mu.

Membaca segala keraguan yang ada, untuk memperbaiki segalanya. Jangan takut, aku (pribadi lamamu) akan selalu bersamamu.

Aku (pribadi lamamu) bukan mereka yang akan meninggalkanmu dikala mereka mulai muak. Menatap selama apapun yang kau mau hingga kau lelah dan terlelap dalam senyuman.

Angkat kepalamu hingga kau tau, bahwa kau lebih dari yang kau kira. Buatlah kesedihanmu menjadi senja yang pasti datang tapi kau anggap itu indah. Tersenyumlah layaknya bulan yang datang walau gelap menyelimuti. Cerialah layaknya matahari yang meski ditinggalkan bulan tapi tetap bersinar.




Jumat, 09 November 2018

PERCAYA

Apakah sulit percaya dengan orang lain termasuk kelebihan? Atau malah sebaliknya?

Bagai mengangkat isi bumi dengan jari kelingking rasanya. Sulit yang berujung menyakitkan.
Ketika ia mampu terangkat tapi langsung menimpa kaki.
Bengkak yang didapat mungkin juga tulang kaki yang patah.

Begitu jugalah kehidupan yang ku alami. Berkali-kali aku mencoba percaya kepada manusia, berkali-kali juga aku dibodohi.

Risau, bingung, lelah semuanya mengikat satu sama lain.

Rasa ini mengisak
Didera derita bila berpisah, katanya
Rasa ini menggema
Tak kuasa aku menutupnya
Inginkan pisah namun dilanda ragu
Mungkinkah benar katanya
Atau bahagia akhirnya 


Tak bisa terus ku begini, pikirku. Aku hidup bukan tuk dibodohi. Katakanlah bila aku terlalu berprasangka buruk. Yah, setidaknya ada suatu hal yang membuktikan bila kata-kata yang keluar dari mulut kalian dapat dipercaya.

Bukti konkret tanpa manipulasi sedikit pun.

Terlepas dari insan yang ku pikir selalu membodohiku, termasuk hal yang melegakan bagiku. Tak perlu lagi aku mengeluarkan energi untuk memikirkan apakah ia jujur pada ku atau tidak. Siapa aku? Aku buka siapa-siapa untuknya. Bahkan untuk saling bertatap kami diharamkan.

Allah ku mengecam dalam batinku. 
Diam disana,
 jangan sampai kau jatuh lagi.
 Diam disana 
bersantailah
telah kupersiapkan semua. 

Begitu kata tuhanku yang juga tuhannya. Namun, ada saja hal-hal yang mengingatkan tentangnya. Kisah manis layaknya ftv. Kisah klasik layaknya asmara anak abg. Kadang juga aku ragu tentang apa yang telah kuputuskan. Begitu juga tentang kesendirian ini. Yah aku sama dengan manusia lain, ada kalanya aku kesepian.

Perlahan ku buka lagi pagar setebal tembok cina. Ku sadar, aku tak bisa hidup sendiri. Ku sadar, aku harus mulai percaya dengan orang lain lagi.  Terlebih tiap insan mempunyai watak yang berbeda dan juga tiap insan bisa berubah. Baik itu ke arah yang lebih baik, ataupun sebaliknya.

Ku harap, kejujuran masih melekat didiri kalian gaes. biar kita bisa saling percaya

Senin, 05 November 2018

KATANYA Bumi Pasundan Lahir Ketika Tuhan Sedang Tersenyum.

dan kamu ?

bahkan untuk pertama kali kau melihat dunia kau menangis. sadar dirilah sejenak. semua kemauan mu belum tentu terpenuhi. Kamu siapa?

bahkan ketika kamu menangis lagi di umurmu yang sudah hampir seperempat abad tak ada yang peduli.

bersusah hatilah kamu jika selalu mengharapkan belas kasihan orang  lain.

terpuruklah kamu jika kamu selalu butuh uluran tangan.

sepilah hidupmu jika kau tak mau bertawa ria.

kau lahir juga disambut dengan senyuman dan kau yang menangis saat itu.

lalu? kini kau juga harus tersenyum meski mereka tak lagi tersenyum bersamamu.


Tiga Hal Tentang Hati


Haiiiiiiiii gaessssssss !

Do you miss me like i miss my mom?

Hehehe

Gaessss aku mau bicarain tentang hal-hal yang dialami baik aku maupun temen-temen aku nih. 

Biasaaa.. seputar perasaan. Wkwkwkwk

Yang bilang lebay, ya udah gak perlu dibaca lebih lanjut.

Aku ada karena kamu menginginkan, jika tidak silahkan pergi.
Eaaaa baper...

Okeeee, aku mau berbagi tiga hal dulu tentang hati. lanjutannya nanti-nati aja ya.
Cekidottt! wkwk

Percaya
Yah, katanya ini adalah kunci dari hubungan yakni saling percaya. Awalnya pasti dilalui. Perlahan namun pasti kisah itu tak semulus jalan yang baru diaspal. Dari sebelah sisi pasti berbenak “Ah mana mungkin dia gak punya selain aku”. Berprasangka buruk mulai membentuk benih-benih pertengkaran. Hubungan tak seindah dibawangkan. Awalnya jernih menjadi ternoda. Di dua sisi memiliki masing-masing cadangan hati. Mungkin juga hanya di satu sisi. Siapa yang menginginkan hal tersebut? Dari sisi manapun tak berkeinginan adanya perpecahan.

Bohong
Satu kata yang punya banyak hal untuk dilakukan. Siapapun tak ada yang ingin dibohongin. Tak ada yang menyangkal. Eh ada deng. Ada juga bohong yang membuat hati senang. Seperti hanya di film-film jaman now lah. “maaf aku lagi nemenin mama belanja” eh gak tau cowoknya ada di depan ngetok pintu dan bawain makanan. Nikmat mana lagi yang kau dustakan dari cowo yang kek gitu wkwkw sayang, Cuma ada di film. Wwkwk. Btw, ada banyak insan yang mudah bohong lohh, tanpa ada klarifikasi diakhir dan mengalirkannya seperti dia itu jujur. Sekalinya orang yang susah berbohong lalu ia berbohong. Dalam hitungan menit ia pasti ketahuan kalau dia lagi bohong. Dan gak jarang juga yang pandai bohong sangat marah bila ada yang bohongin dia. So, gaes kalo mau bohong cepet-cepet diklarifikasi yaaaa...

Waspada
Aku adalah salah satu penganut hal yang berbau waspada dalam menjalin hubungan. Aku terlalu berhati-hati dalam masalah hati. Tak jarang aku malah menyakiti. Ujungnya aku menyesal hingga mendalam. Aku takut jatuh hati. Aku takut sakit. Ya, banyak hal yang aku takuti mengenai hati. Hal itulah yang mengajarkanku untuk waspada. Hingga detik ini, tak ada insan yang membuatkku memahami tentang ketakutan tersebut. Hanya ada insan yang mengajrkanku tentang menghadapi ketakutan akan petir, hidup, dan lainnya.
Oke sekian dulu gaessssss... daku lelahhh. 
Semoga hari-hari kalian menyenangkan dan terus direstui oleh Tuhan Yang Maha Esa.
Stay Tune yaaa di blog yang super duper membosankan menuju baik ini ^_^

Rabu, 10 Oktober 2018

Terima Kasih TUHAN KU

dimulai dari terbit hingga akhirnya tenggelam,

diawali pagi yang cerah dan diakhiri gelapnya malam,

kami terus mencari bagaimana dan siapa yang telah melakukannya

kesana kemari tak kian ditemukan,

lalu kami berhenti mencari,

ditarik simpul bahwa itu bonus karna hidup 

sesederhana itu pikiran kami

lambat laun kami sadar

begitu banyak bonus hidup yang kami dapat

Ia yang memberi tak pernah menampakkan dirinya

Ia yang selalu kami pikirkan dimana dirinya berada

Ia yang suatu saat pasti bertemu dengan kami

Ikhlasnya, Tulusnya..

selalu memberi dan menyayangi

Menjadikannya panutan bagi semua

Yang kami sebut TUHAN

Kamis, 30 Agustus 2018

LANGIT TAK PERNAH SALAH ATAS SENJA

senja tenggelam oleh malam
sejuknya malam memanja
hingga senja menjadi kelam
tak urung senja tetap ada

senja di ramai memang seru
banyak pasang mata saling mengintai
di kala sepi, senja menggemuruh
melihat banyak pasangan saling mencintai

malam menenggelamkan senja
keindahan pelangi mengalahkan senja
udara fajar tak sesejuk senja
senja tak terpengaruh oleh hujan
karna senja ada, walau diabaikan

senja bercerita tanpa sungkan
tak membenci walau ditenggelamkan
tak mengangis walau dicampakkan
hangat sang senja selalu menyelimuti
hingga kenangan tetap mengikuti





Rabu, 18 Juli 2018

Perubahan diri atau sistem ?

Halloooooo..
Selamat malam bloggers..

Sudah lama rasanya tak saling sapa dengan kalian (kalian yang tak ku ketahui wujudnya).

Malam adalah waktu yang tepat untuk mengingat kembali hal yang pernah terjadi, mengintropeksi diri yang sekarang dan memikirkan hal yang akan terjadi kelak. Yah, aku masih Chesie yang suka bercerita tentang sesuatu hal yang kadang tidak penting, suka mendengarkan cerita bahkan suka menjadi tempat bersandarnya teman-teman yang sedang menangis.

Sebenarnya, malam ini adalah waktu dimana aku harus mengerjakan ulang proposal tugas akhir ku dari nol. Tapi, begitu banyak hal yang menguasai pikiranku malam ini. Mulai dari memikirkan orang yang belum tentu memikirkanku, memikirkan kisah hidup sahabatku, memikirkan kematian orang yang baru ku kenal beberapa bulan ini, memikirkan hal kedepannya dan memikirkan bagaimana aku seharusnya.

Berubah?
Apa sih yang ada dibenak teman-teman tentang berubah?
Mencoba menjadi orang lain?
Apa berubah selalu harus ke arang lebih baik?

Ya.. 
Tanpa perlu dijawab kalian juga pasti tahu.
Tapi bagaimana kalau yang berubah itu sistem kehidupannya? Haruskah kita berantisipasi?
Berantisipasi agar orang yang ada di dalam kehidupan itu tidak pergi atau berantisipasi bila orang itu sungguhan pergi?

Berubah adalah suatu pilihan. Ada seseorang berkata padaku, jangan terlalu memikirkan tentang masalah, tinggal pilih jalani maka semua akan selesai.  

Dengan adanya kematian orang yang baru ku kenal beberapa bulan tadi, perubahan dalam hidupku yang berlangsung lebih cepat dari dugaaanku.

Jalani perubahan-perubahan dalam hidup adalah solusinya. Karena tak ada orang yang punya pintu doraemon. Kalaupun ada, kemungkinan kita akan terjebak didalamnya aka semakin besar. Sehingga tak ada kemajuan dalam hidup ini.

Berubah juga bukan berarti tentang pemikiran, rasa, dan perasaan. Bila variabel tersebut sudah dinilai baik, untuk apa lagi dilakukan perubahan ? Mengubah diri dan Mengubah sistem adalah hal yang sebanding lurus yang tak bisa dielakkan hanya karena satu orang. Hal tersebut hanya bisa dirasakan oleh insan yang sedang melakukannya. Lain halnya dengan mengubah orang lain.

Intinya, Saat seorang insan telah mengubah dirinya pasti sistem kehidupannya juga berubah, begitupun seblaiknya. Karena kita tak ada yang tahu apa yang ada dibenak orang lain.

NB:cita-cita Chesie tahu isihati dan benak orang lain.

Kisah Penderita Kanker

Katanya tiap tubuh seorang manusia punya sel kanker. tapi seberapa mudah kanker itu tumbuh atau musnah tergantung dari pola makan dan lingkungan. Kanker atau istilah lain dari tumor ganas masih ada kemungkinan untuk sembuh tergantung dari seberapa cepat kanker itu ditangani. penangangannya mulai dari pakai sinar radioaktif yg salah satu efek paling terlihat adalah gosongnya permukaan kulit yg disinar, kemo melalui infus, dan kemo melalui obat. ceritanya begini, sebut saja Almh, semasa hidup pola makannya sangat bagus, bahkan untuk mengonsumsi bumbu penyedap pun tidak sama sekali. namun, beliau menderita penyakit hipertiroid dan hipertensi yg mana obat harus rutin diminum dan harus check up bbrapa bulan sekali. 

ketika check up, Almh mengeluhkan ada sesuatu yg mengganjal diperutnya dan sering merasa pedih. dokter itu pun memberi obat maag. begitu pun di check up berikut-berikutnya. dan terakhir,  dokter (rs. pelabuhan) menyarankan untuk usg ke RS. Siti Khadijah. Alangkah mengejutkannya,  bahwa terdapat masa sebesar 16cmx15cm (kurang lebih) berada di dalam ginjal beliau. 

Setelah dari situ beliau dirujuk ke dokter spesialis urologi RSUMH Palembang dgn alasan RS tersebut adalah RS tipe A yg paling lengkap peralatannya. 
berbagai rangkaian tes kesehatan dilalui, hingga tiba saatnya jadwal operasi beliau sekitar jam 10 pagi masuk kamar operasi hingga hampir magrib tak kunjung keluar. 
hati keluarga mulai cemas, memikirkan hal yg tidak-tidak. 
Dan yg benar saja, salah satu keluarga diminta masuk ke ruang operasi. Disana, pihak keluarga diberi tahu bahwa penyakit (tumor) tidak bisa diangkat karena menempel pada pembuluh darah. bila diteruskan akan terjadi pendarahan yg hebat dan bisa-bisa langsung meninggal. 

Pihak keluarga memutuskan tidak dilanjutkan operasi tersebut. Dan sang pasien berpikir bahwa satu ginjalnya telah diambil dan ia terlepas dari penyakit tersebut. Yah, pihak keluarga dan dokter telah bersekongkol untuk menyembunyikan hal tersebut hingga tubuhnya pulih dari luka operasi (kurang lebih 3 hari). 

3hari berlalu, dan dokter memberi tahu kebenaran. Pasien dgn kuat hati menerima dan meminta solusi. dokter menyarankan untuk pulang dan rawat jalan hingga luka jahitan bekas operasi pulih. 

beliau memakan obat herbal berupa minyak ikan gabus dan semacamnya, berobat alternatif berupa pengobatan cina dsb. 
Dan ujungnya dokter urologi menyarankan utk membeli obat kemo yg mana harganya 25jt/botol. obat tersebut hanya dijual diapotek tertentu dan dipesan dahulu. obat tersebut Tidak ditanggung BPJS. Obat tersebut bertujuan untuk mengecilkan tumor hingga terlepas dari pembuluh darah sehingga bisa dilakukan tindakan operasi lagi. obat tersebut harus rutin dimakan selama minimal 6bulan. 

pihak kluarga kesulitan dalam mencari dana utk biaya obat. bila hanya satu botol, keluarga bisa saja. tapi memikirkan untuk botol selanjut dan selanjutnya oihak keluarga menghadap pihak BPJS pusat. hingga pihak keluarga putus asa dlm memohon keringanan biaya obat tersebut. 
Lalu pasien kontrol lagi, dan menanyakan acara alternatif yg bisa dilakukan. Jawabannya adalah terapi radioaktif. Di RSUMH, terapi harus mendaftar terlebih dahulu dan mendapatkan jadwal terapi kurrang lebih 1atau 2 bln setelah mendaftar. 

Tapi hal lain terjadi. Kanker menyebar dgn cepat hingga belum saatnya terapi malah tulang paha kanan beliau patah. ambulans datang, di Rs. Pusri beliau dirujuk ke RSUMH, namun disana ia hanya ditangani seadanya dan disuruh rawat jalan saja. Rangkaian rawat jalan dilewati bersama dokter spesialis orthopedi. obat 25jt/botol tadi jadi dibeli. 

setelah rawat jalan selesai dan Almh mendapat kamar inap. Almh mendapatkan perlakuan pembebanan masssa seberat 3kg pada kaki kanan beliau untuk meluruskan kaki beliau sebelum dilakukan operasi. Dan ada masa lagi di kepala beliau. 

Alhamdulillah operasi kedua, pengangkatan tumor ganas paha kanan beliau telah berhasil. Beliau berencana untuk pemulihan bekas operasi pahanya dirumah dgn kursi roda yg telah dibeli. beliau jg berencana untuk menyibukkan diri untuk menghafal Al-Qur'an. 

Namun, hal lain yg terjadi. setelah beberapa hari dari operasi terjadi koma 3 kali. satu botol obat pun blm longgar (cuma beberapa biji obat yg dimakan) . Dan akhirnya beliau menghembuskan nafas terakhirnya di RSUMH. 

Begitu cepat kanker menyebar. Tak sampai berbulan-bulan. 
Mari hidup sehat. Jauhkan makanan dari micin. 
Minum rebusan daun sirsak juga obat untuk penderita tumor ataupun kanker, tapi untuk mencegah jyga bisa loh. Tapi tidak boleh terlalu sering dikonsumsi. 

Bila ada gejala, cepat berkonsultasi dgn dokter. Dan sembari meminum rebusan daun sirsak (biasanya 7lembar). 
Ayo hidup sehat! 
Ayo peduli terhadap penderita kanker! 
#sharingiscaring