Jumat, 09 November 2018

PERCAYA

Apakah sulit percaya dengan orang lain termasuk kelebihan? Atau malah sebaliknya?

Bagai mengangkat isi bumi dengan jari kelingking rasanya. Sulit yang berujung menyakitkan.
Ketika ia mampu terangkat tapi langsung menimpa kaki.
Bengkak yang didapat mungkin juga tulang kaki yang patah.

Begitu jugalah kehidupan yang ku alami. Berkali-kali aku mencoba percaya kepada manusia, berkali-kali juga aku dibodohi.

Risau, bingung, lelah semuanya mengikat satu sama lain.

Rasa ini mengisak
Didera derita bila berpisah, katanya
Rasa ini menggema
Tak kuasa aku menutupnya
Inginkan pisah namun dilanda ragu
Mungkinkah benar katanya
Atau bahagia akhirnya 


Tak bisa terus ku begini, pikirku. Aku hidup bukan tuk dibodohi. Katakanlah bila aku terlalu berprasangka buruk. Yah, setidaknya ada suatu hal yang membuktikan bila kata-kata yang keluar dari mulut kalian dapat dipercaya.

Bukti konkret tanpa manipulasi sedikit pun.

Terlepas dari insan yang ku pikir selalu membodohiku, termasuk hal yang melegakan bagiku. Tak perlu lagi aku mengeluarkan energi untuk memikirkan apakah ia jujur pada ku atau tidak. Siapa aku? Aku buka siapa-siapa untuknya. Bahkan untuk saling bertatap kami diharamkan.

Allah ku mengecam dalam batinku. 
Diam disana,
 jangan sampai kau jatuh lagi.
 Diam disana 
bersantailah
telah kupersiapkan semua. 

Begitu kata tuhanku yang juga tuhannya. Namun, ada saja hal-hal yang mengingatkan tentangnya. Kisah manis layaknya ftv. Kisah klasik layaknya asmara anak abg. Kadang juga aku ragu tentang apa yang telah kuputuskan. Begitu juga tentang kesendirian ini. Yah aku sama dengan manusia lain, ada kalanya aku kesepian.

Perlahan ku buka lagi pagar setebal tembok cina. Ku sadar, aku tak bisa hidup sendiri. Ku sadar, aku harus mulai percaya dengan orang lain lagi.  Terlebih tiap insan mempunyai watak yang berbeda dan juga tiap insan bisa berubah. Baik itu ke arah yang lebih baik, ataupun sebaliknya.

Ku harap, kejujuran masih melekat didiri kalian gaes. biar kita bisa saling percaya

Senin, 05 November 2018

KATANYA Bumi Pasundan Lahir Ketika Tuhan Sedang Tersenyum.

dan kamu ?

bahkan untuk pertama kali kau melihat dunia kau menangis. sadar dirilah sejenak. semua kemauan mu belum tentu terpenuhi. Kamu siapa?

bahkan ketika kamu menangis lagi di umurmu yang sudah hampir seperempat abad tak ada yang peduli.

bersusah hatilah kamu jika selalu mengharapkan belas kasihan orang  lain.

terpuruklah kamu jika kamu selalu butuh uluran tangan.

sepilah hidupmu jika kau tak mau bertawa ria.

kau lahir juga disambut dengan senyuman dan kau yang menangis saat itu.

lalu? kini kau juga harus tersenyum meski mereka tak lagi tersenyum bersamamu.


Tiga Hal Tentang Hati


Haiiiiiiiii gaessssssss !

Do you miss me like i miss my mom?

Hehehe

Gaessss aku mau bicarain tentang hal-hal yang dialami baik aku maupun temen-temen aku nih. 

Biasaaa.. seputar perasaan. Wkwkwkwk

Yang bilang lebay, ya udah gak perlu dibaca lebih lanjut.

Aku ada karena kamu menginginkan, jika tidak silahkan pergi.
Eaaaa baper...

Okeeee, aku mau berbagi tiga hal dulu tentang hati. lanjutannya nanti-nati aja ya.
Cekidottt! wkwk

Percaya
Yah, katanya ini adalah kunci dari hubungan yakni saling percaya. Awalnya pasti dilalui. Perlahan namun pasti kisah itu tak semulus jalan yang baru diaspal. Dari sebelah sisi pasti berbenak “Ah mana mungkin dia gak punya selain aku”. Berprasangka buruk mulai membentuk benih-benih pertengkaran. Hubungan tak seindah dibawangkan. Awalnya jernih menjadi ternoda. Di dua sisi memiliki masing-masing cadangan hati. Mungkin juga hanya di satu sisi. Siapa yang menginginkan hal tersebut? Dari sisi manapun tak berkeinginan adanya perpecahan.

Bohong
Satu kata yang punya banyak hal untuk dilakukan. Siapapun tak ada yang ingin dibohongin. Tak ada yang menyangkal. Eh ada deng. Ada juga bohong yang membuat hati senang. Seperti hanya di film-film jaman now lah. “maaf aku lagi nemenin mama belanja” eh gak tau cowoknya ada di depan ngetok pintu dan bawain makanan. Nikmat mana lagi yang kau dustakan dari cowo yang kek gitu wkwkw sayang, Cuma ada di film. Wwkwk. Btw, ada banyak insan yang mudah bohong lohh, tanpa ada klarifikasi diakhir dan mengalirkannya seperti dia itu jujur. Sekalinya orang yang susah berbohong lalu ia berbohong. Dalam hitungan menit ia pasti ketahuan kalau dia lagi bohong. Dan gak jarang juga yang pandai bohong sangat marah bila ada yang bohongin dia. So, gaes kalo mau bohong cepet-cepet diklarifikasi yaaaa...

Waspada
Aku adalah salah satu penganut hal yang berbau waspada dalam menjalin hubungan. Aku terlalu berhati-hati dalam masalah hati. Tak jarang aku malah menyakiti. Ujungnya aku menyesal hingga mendalam. Aku takut jatuh hati. Aku takut sakit. Ya, banyak hal yang aku takuti mengenai hati. Hal itulah yang mengajarkanku untuk waspada. Hingga detik ini, tak ada insan yang membuatkku memahami tentang ketakutan tersebut. Hanya ada insan yang mengajrkanku tentang menghadapi ketakutan akan petir, hidup, dan lainnya.
Oke sekian dulu gaessssss... daku lelahhh. 
Semoga hari-hari kalian menyenangkan dan terus direstui oleh Tuhan Yang Maha Esa.
Stay Tune yaaa di blog yang super duper membosankan menuju baik ini ^_^