Senin, 05 November 2018

Tiga Hal Tentang Hati


Haiiiiiiiii gaessssssss !

Do you miss me like i miss my mom?

Hehehe

Gaessss aku mau bicarain tentang hal-hal yang dialami baik aku maupun temen-temen aku nih. 

Biasaaa.. seputar perasaan. Wkwkwkwk

Yang bilang lebay, ya udah gak perlu dibaca lebih lanjut.

Aku ada karena kamu menginginkan, jika tidak silahkan pergi.
Eaaaa baper...

Okeeee, aku mau berbagi tiga hal dulu tentang hati. lanjutannya nanti-nati aja ya.
Cekidottt! wkwk

Percaya
Yah, katanya ini adalah kunci dari hubungan yakni saling percaya. Awalnya pasti dilalui. Perlahan namun pasti kisah itu tak semulus jalan yang baru diaspal. Dari sebelah sisi pasti berbenak “Ah mana mungkin dia gak punya selain aku”. Berprasangka buruk mulai membentuk benih-benih pertengkaran. Hubungan tak seindah dibawangkan. Awalnya jernih menjadi ternoda. Di dua sisi memiliki masing-masing cadangan hati. Mungkin juga hanya di satu sisi. Siapa yang menginginkan hal tersebut? Dari sisi manapun tak berkeinginan adanya perpecahan.

Bohong
Satu kata yang punya banyak hal untuk dilakukan. Siapapun tak ada yang ingin dibohongin. Tak ada yang menyangkal. Eh ada deng. Ada juga bohong yang membuat hati senang. Seperti hanya di film-film jaman now lah. “maaf aku lagi nemenin mama belanja” eh gak tau cowoknya ada di depan ngetok pintu dan bawain makanan. Nikmat mana lagi yang kau dustakan dari cowo yang kek gitu wkwkw sayang, Cuma ada di film. Wwkwk. Btw, ada banyak insan yang mudah bohong lohh, tanpa ada klarifikasi diakhir dan mengalirkannya seperti dia itu jujur. Sekalinya orang yang susah berbohong lalu ia berbohong. Dalam hitungan menit ia pasti ketahuan kalau dia lagi bohong. Dan gak jarang juga yang pandai bohong sangat marah bila ada yang bohongin dia. So, gaes kalo mau bohong cepet-cepet diklarifikasi yaaaa...

Waspada
Aku adalah salah satu penganut hal yang berbau waspada dalam menjalin hubungan. Aku terlalu berhati-hati dalam masalah hati. Tak jarang aku malah menyakiti. Ujungnya aku menyesal hingga mendalam. Aku takut jatuh hati. Aku takut sakit. Ya, banyak hal yang aku takuti mengenai hati. Hal itulah yang mengajarkanku untuk waspada. Hingga detik ini, tak ada insan yang membuatkku memahami tentang ketakutan tersebut. Hanya ada insan yang mengajrkanku tentang menghadapi ketakutan akan petir, hidup, dan lainnya.
Oke sekian dulu gaessssss... daku lelahhh. 
Semoga hari-hari kalian menyenangkan dan terus direstui oleh Tuhan Yang Maha Esa.
Stay Tune yaaa di blog yang super duper membosankan menuju baik ini ^_^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar