Kamis, 22 Agustus 2013

Takut kepada allah


Di tengah kaum bani israil ada seorang ahli ibadah yang memiliki banyak anak. Keadaannya sangat terjepit dan sering dilanda kelaparan. Istrinya lantas diperintah keluar rumah mencari sesuatu yang bisa dimakan oleh keluarga, malah saudagar itu berkata ;

"boleh-boleh saja, asal kamu mau menyerahkan tubuhmu kepadaku".
Seorang istri itu hanya bisa diam. Ia langsung kembali ke rumah, namun di rumah ia mendengar teriakan anak-anaknya;
"ibu... Ibu.... Kami akan mati karena lapar".
Dia lantas pergi ke saudagar kaya. Ia menceritakan tentang anak-anaknya. Dan saudagar hanya berkata ;
"penuhilah keinginanku."
terpaksa sang istri mengangguk.
Di saat saudagar berdua dengannya, tiba-tiba tubuh sang wanita bergetar hebat. Saudagar heran dan bertanya ;
"ada apa denganmu!"
"sesungguhnya aku takut kepada allah".
"dengan keadaan miskin begini masih takut kepada Allah!"

Sementara keadaan dirinya yang kaya raya tidak takut kepada Allah. Maka ia segera sadar dan menyingkir dari wanita itu. Dan dia membawakan banyak makanan untuk anak-anak wanita tersebut.


Kemudian Allah menurunkan wahyu kepada Nabi Musa as.
"berilah kabar kepada si fulan (saudagar) bahwa aku mengampuni dosa-dosanya".
Nabi Musa as. Pun mendatangi saudagar itu ; "apakah engkau telah mengerjakan suatu kebajikan antara kamu dan tuhanmu!"

Iapun menceritakan kisahnya dengan seorang watita. Nabi Musa as. Kemudian berkata, "sesungguhnya Allah Ta'ala mengampuni dosa-dosamu". (fil mujami'il lathoif).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar