Senin, 16 September 2013

Tulang Rawan Hialin

Tulang rawan hialin merupakan jenis yang paling umum dijumpai. Di dalam keadaan segar berwarna putih kebiru-biruan dan tembus cahaya. Pada embrio berfungsi sebagai rangka sementara sampai ia digantikan secara berangsur-angsur oleh tulang. Diantara diafisis yang sedang tumbuh “discus efiseal” rawan hialin bertanggung jawab untuk pertumbuhan longitudinal dari tulang. Serabut-serabut kolagen tersebar diseluruh jaringan dalam bentuk anyaman halus dan rapat. Sel-sel rawan disebut kondrosit dan yang mudah disebut kondroblas dalam sitoplasma.
Kondrosit terdapat butir-butir lemak dan glikogen. Tulang rawan hialin terdapat dalam lempengan tertentu membentuk kelompok sel isogen atau cell nest .Pada bagian perifer terdapat perikondrium longgar dan pada bagian dalam terdapat perikondrium padat. Kondrosit terdapat dalam lacuna. Dinding lacuna disebut kapsulyang tidak lain adalah matriks rawan yang sangat muda. Matriks di sekitar kapsuladisebut matriks rawan teritorium yang banyak mengandung kondromukoid.
Kondromukoid tidak lain sebagai kompleks protein karbohidrat. Matriks rawansisanya disebut daerah interteritorium. Pada rawan hialin, endapan kalsium terjadi pada kehidupan yang sangat dini. Empat puluh persen berat kering tulang rawan terdiri atas kolagen yang terdapat di dalam zat amorf intersel. Glikosaminoglikan merupakan komponen utama matriks rawan. Terdiri atas dua golongan utama yaitu asam hialuronat. Suatu polisakarida tidak bercabang yang panjang dan proteoglikan yang terdiri atas suatuinti protein dari inti ini tersebar banyak mukopolisakarida fosfat (Kondrotin 4- sulfat),kondrotin 6 – sulfat dan keratin sulfat) pendek dan tidak bercabang. Tulang rawanhialin dapat dijumpai pada dinding saluran pernapasan, ujungujung ventral dari rusuk dan persendian ada tulang.
Disekitar kondrosit terdapat matriks yang mengandung glikosaminoglikan dalam konsentrasi tinggi-kapsul, bagian atas gambar ini memperlihatkan perikondrium dimana fibroblastdapat berdiferensiasi menjadi kondrosit selama pertumbuhan tulang rawan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar