Tulang rawan merupakan sejenis jaringan
penyambung dimana jaringan interselnya mempunyai konsistensi keras, meskipun
jaringan tersebut Kurang resisten terhadap tekanan dari pada Tulang. Fungsi
utama tulang rawan adalah untuk menyokong jaringan lunak, danuntuk memberikan
suatu daerah pergaseranbagi persendian, sehingga mempermudah pergeseran tulang.
Tulang rawan mengandung bahan intersel yang dikenak sebagai matriks tulang
rawan, dengan rongga-rongga ( lakuna ) yang mengandung kondrosit. Tulang rawan
bersifat nonvaskular dan menerima makanan dengan difusi melalui matriks
ekstraselulernya.
Tulang rawan terdiri atas sel yang disebut
kondrosit, kondroblas dan fibroblas yang menyintesis matriks ekstraseluler.
Kondrosit berada dalam ruangan yang disebut lacuna. Kondrosit mensintesa
dan mempertahankan matriks rawan.
Kondrosit mempunyai ciri-ciri bentuk bulat
panjang, dengan sumbu panjang sejajar dengan permukaan. Makin kedalam mereka
berbentuk bulat dan dapat muncul dalam kelompok sampai 8 selyang berasal dari
pembelahan mitosis satu kondrosit.
Kondroblas adalah sel yang terbentuk akibat
proses diferensiasi langsung sel masenkim, sel tesebut mempunyai sitoplasma
basofilik yang banyak mengandung ribosom.
Keterangan gambar:
Nukleus kondrosit
Serat kolagen
Lakuna
Deretan kondrosit
Matriks tulang rawan
Serat kolagen
Fibroblast adalah jenis sel yang
mensintesis matriks ekstraselular dan kolagen, kerangka struktural (stroma),
dan memainkan peran penting dalam penyembuhan luka. Fibroblas adalah sel yang
paling umum dari jaringan ikat.
Berdasarkan perbedaan jenis dan jumlah
serabut yang terdapat di dalam matriknya, dikenal tiga macam tulang rawan,
yaitu :
Tulang rawan hialin: matriksnya mengandung
serabut kolagen dalam jumlah moderat.
Tulang rawan elastic: matriksnya mengandung
serabut kolagen dan sejumlah besar serabut elastik.
Tulang rawan serabut atau fibrosa
(Fibrokartilago): mengandung matriks yangumumnya dibentuk oleh suatu jalinan
jala-jala serabut kolagen kasar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar