Assalamu’alaikum.
Saya Tia, perempuan usia 17 tahun. Saya punya masalah tntang mens
saya, terakhir saya mens Februari tanggal 12. Pada bulan Maret saya
tidak mens, saya coba tes kehamilan ternyata positif. Sebelumnya saya
konsumsi obat pelancar haid, 1 minggu telat baru saya tes.
Nah tanggal 26 April saya mens tapi hari pertama dan kedua darah
keluar sedikit-sedikit terpaksa saya menggunakan pantyliner. Pada hari
ketiga sore, perut saya mulai seperti kram dan mngeluarkan darah sangat
deras, malahan kadang deras seperti pipis, kepala juga pusing
brkunang-kunang saat perut kram. Malam itu sudah ganti pembalut hingga
4x, terdapat gumpalan darah yang terus keluar. Saya coba ke WC terdapat
gumpalan yang cukup besar sedkit keras dan banyak. Alhamdulillah,
setelah itu perut tidak begitu sakit lagi dan sedikit bisa tidur
nyenyak. Setelah itu gumpalan juga tidak keluar banyak.
Pertanyaan saya, kenapa bisa terjadi hal demikian?
Terima kasih
Dari: Tia
Jawaban:
Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarokatuh.
Terima kasih atas pertanyaan yang diberikan kepada kami.
Dari riwayat yang Saudari sebutkan, yakni adanya riwayat terlambatnya
menstruasi disertai tes kehamilan yang positif, kemungkinan besar pada
saat pemeriksaan tersebut memang benar bahwa Saudari sedang mengandung,
kecuali jika sebelumnya Saudari belum pernah melakukan hubungan suami
istri; karena pada tes kehamilan jarang dijumpai hasil positif palsu,
yang biasanya terjadi akibat adanya hormon lain dalam urin yang
menyerupai hormon beta-hCG pada kehamilan.
Akan tetapi, jika melihat dari riwayat keluarnya darah dan gumpalan
setelahnya, diiringi rasa nyeri dan kram yang berkurang setelah gumpalan
keluar, kemungkinan besar telah terjadi abortus / keguguran spontan,
dan produk kehamilan telah dikeluarkan oleh rahim, karena rahim telah
berhenti berkontraksi (yang dirasakan pemilik rahim sebagai rasa kram).
Namun demikian, untuk memastikan rahim sudah benar-benar bersih, kami
sarankan Saudari beserta suami untuk memeriksakan diri ke dokter
kandungan, sehingga jika ada sisa jaringan produk kehamilan yang masih
menetap di dalam rahim dapat dibersihkan misalnya melalui proses kuret,
dan rahim dapat pulih dengan lebih baik.
Semoga bermanfaat.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarokatuh
Dijawab oleh dr. Hafid N (Pengasuh Rubrik Kesehatan KonsultasiSyariah.com)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar